| New Produk 2009 |
|
|
|
|
Taman Wisata Mekarsari (TWM) memperkenalkan produk baru yang telah di perbanyak dan dibudidayakan oleh tim ahli TWM tahun ini kemasyarakat. Jenis-jenis produknya adalah : Sawo Putih (Casimiroa edulis) Sawo putih atau white sapote berasal dari Amerika Tengah. Walaupun bernama sawo, buah ini masuk dalam keluarga Rutaceae, satu keluarga tanaman dengan buah jeruk. Buah ini seukuran bola tenis dengan Bobot buah 50 - 80 gr. dan warna kulit buah putih kehijauan serta tekstur renyah dan rasa yang manis (14 - 16° briks). Sawo putih dapat dinikmati sebagai buah segar, terlebih bila didinginkan terlebih dahulu. Selain itu sawo putih juga dapat dicampurkan ke dalam es krim maupun milkshake.
Jambu Air King Citra (Syzygium samarangense) Jambu air King Citra adalah jambu air yang sosok buahnya mirip dengan jambu air Citra. Bentuk buah bulat seperti lonceng, warna buah matang merah seperti batu ruby. Asal bibit tanaman ini adalah dari Thailand yang di bawa oleh Dr. M. Reza Tirtawinata pada tahun 1999. Disebut King Citra karena bobot buahnya yang besar yaitu 120 – 200 gram/buah. Produksi buahnya dapat mencapai 200 – 220 buah per pohon per tahun. Mudah dibudidayakan di tabulampot (tanaman buah dalam pot). Rasa buahnya sangat manis yaitu dengan derajat kemanisan 14 - 18° brix, tekstur daging buah renyah dan padat. Musim buah pada bulan Juli – Agustus. Tanaman ini cocok dibudidayakan di dataran rendah sampai tinggi yaitu 10 – 600 m dpl. Perbanyakan tanaman jambu air king citra yaitu dengan cara grafting (sambung pucuk) dan cangkok.
Jambu Air Kampret (Syzygium samarangense) Rasa buah jambu air Kampret manis segar (10-12ºbriks) dan agak berair. Tanaman cukup produktif dan dapat memproduksi buah hingga 30 – 80 buah per pot umur 2,5 tahun. Tanaman ini cocok untuk ditanam di dalam pot (tabulampot). Jambu ini diberi nama Kampret karena saat musim berbuah selalu menjadi incaran kelelawar atau kampret (dalam bahasa daerah).
Nangka Bola (Artocarpus heterophyllus) Keistimewaaan nangka ini adalah pada bentuk buahnya yang unik, yaitu membulat menyerupai bola. Bobot buah hanya 3 – 5 kg namun rasanya sangat manis (16-18ºbriks). Nangka bola termasuk tanaman genjah karena dapat mulai berbuah pada 2 tahun setelah tanam. Karena itulah, nangka bola cocok ditanam sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot).
Nangka Tanpa Kulit (Artocarpus heterophyllus) Populer dengan sebutan nangka tanpa kulit, nangka berbuah pisang & Naked Jackfruit. Tanaman ini merupakan tanaman yang termasuk dalam family Moraceae, dan termasuk tanaman tahunan (perennial) berbentuk pohon dan merupakan salah satu varietas dari Artocarpus heterophyllus. Nangka ini merupakan hasil eksplorasi Tim Taman Wisata Mekarsari di tanah air. Tanaman induknya dimiliki oleh Bp. Ikhsan Nurhasan, di Rawa Bogel, Harapan Jaya – Bekasi Utara. Pada tahun 2003, tanaman yang diperkirakan berasal dari biji ini, berbuah di kebun Bp. Ikhsan. Jumlah buahnya hanya 2 buah dan disebut-sebut sebagai NANGKA BERBUAH PISANG. Tim peneliti dari Taman Wisata Mekarsari memperbanyak tanaman ini pada bulan Oktober 2003 dan baru ditanam di Taman Wisata Mekarsari pada tahun 2004. Pada Juni 2008, tanaman berbuah untuk pertama kali di Taman Wisata Mekarsari. Nangka ini sangat unik karena tidak memiliki kulit seperti nangka pada umumnya. Namun buah nangka tanpa kulit yang telah dipanen tetap dapat dikonsumsi dan memiliki rasa serta tekstur seperti nangka pada umumnya, hanya buahnya dapat dengan mudah diambil tanpa perlu mengupas kulitnya. Kekurangannya adalah buah nangka tanpa kulit sering menjadi sasaran lalat buah maupun hewan |






