^Back To Top
foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe vera) adalah jenis tumbuhan liar di tempat yang berhawa panas atau ditanam orang di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Namun ada pula yang menanamnya di kebun sebagai lahan bisnis, saat ini lidah buaya banyak diminati untuk dijadikan bahan baku shampo. Jenis tumbuhan ini ternyata bukan hanya terkenal di Indonesia saja, di Eropa dan Amerika pun lidah buaya sudah cukup populer sejak ratusan tahun yang silam. Sehingga lidah buaya ini pun memiliki beberapa nama lokal, misalnya, “Lidah buaya” (Indonesia), “Crocodiles tongues” (Inggris), “Jadam” (Malaysia), “Salvila” (Spanyol) dan “Lu Hui” (Cina).
 
Lidah buaya berbatang pendek dan basah. Batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagaian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakkan lidah buaya lidah buaya.
 
Lidah buaya daunnya tebal, warnanya hijau muda sampai tua. Bentuk daunnya lonjong dan meruncing pada bagian ujung, tepi bergerigi (berduri kecil). Daunnya mudah dibelah dan mengeluarkan lendir yang berwarna kuning kemerahan (jingga), jika sedang berbunga tampak kelihatan indah, serasi dengan warna daunnya.

Berikut adalah khasiat tanaman herbal lidah buaya, bagian yang biasa dimanfaatkan dari lidah buaya adalah daunnya. Karena daun lidah buaya banyak mengandung getah dan lendir yang mengandung persenyawaan kimia aloin dan aloe emodin.

Penyakit yang dapat diobati oleh daun lidah buaya adalah sebagai berikut :

  • Lendir daun biasa dipakai untuk obat pencuci rambut, sekaligus penyubur rambut.
  • Obat sesak napas. Dengan cara meminum cairan kental yang diperas dari daunnya.
  • Sebagai obat herbal batuk. Perut daun lidah buaya, peras dan saring. Campur dengan madu air perasan tadi, kemudian minum secara teratur.
  • Dapat pula mengobati sakit kepala, pusing, sembelit, kejang pada anak, kurang gizi, kencing manis, wasir, peluruh haid, cacingan pada anak, dan muntah darah.